OPPO bergegas menyuguhkan produk baru setelah meluncurkan OPPO Reno5 Series, Januari 2021. Ponsel yang mereka bawa kali ini adalah OPPO A15s, sebuah smartphone yang ditujukan untuk memanaskan kelas entri. Melihat cara penamaan ponsel ini, OPPO sepertinya terinspirasi oleh banyak produsen.

Pasalnya, tidak jarang produsen memberi akhiran “s” sebagai tanda bahwa seri ini adalah peningkatan atau peremajaan dari pendahulunya. Hal itu berarti bahwa OPPO A15s merupakan penerus dari OPPO A15 yang dikenalkan ke publik pada Oktober 2020.

Pantas saja kedua ponsel tampak serupa jika dilihat dari seluruh sisi. Namun demikian, OPPO pasti memberikan beberapa peningkatan yang membuat OPPO A15s layak untuk dipilih konsumen. Atas dasar itu, Carisinyal akan mengajak Anda untuk membahas seberapa menarik ponsel ini.

Kami akan memberi ulasan secara ringkas dengan format poin-poin kelebihan dan kekurangan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah dalam membuat penilaian. Sebelum ke pembahasan inti, mari simak terlebih dahulu spesifikasi kunci dari OPPO A15s berikut ini:

Spesifikasi OPPO A15s

Oppo-A15s (2)
  • Layar: IPS LCD 6,52 inches
  • Chipset: MediaTek MT6765 Helio P35 (12 nm)
  • GPU: PowerVR GE8320
  • RAM: 4 GB
  • Memori Internal: 64 GB | eMMC 5.1
  • Memori Eksternal: microSDXC (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 13 MP + 2 MP+ 2 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Non-removable Li-Po 4230 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Tokopedia

Cek Harga di Lazada

Kelebihan OPPO A15s

Setidaknya ada lima poin kelebihan yang menjadi daya tarik dari OPPO A15s. Apa saja kelebihan-kelebihan itu? Simak di bawah ini:

1. Bodi Ringan

Pemakaian material plastik polikarbonat kembali ngetren. Padahal, produsen ponsel beberapa tahun belakangan berlomba-lomba memberi material logam aluminium dan kaca. Tak terkecuali untuk ponsel kelas entri.

OPPO A15s termasuk sebagai ponsel yang turut memopulerkan material polikarbonat baik untuk rangka dan penutup belakangnya. Polikarbonat memang kalah kokoh ketimbang aluminium. Namun, bahan ini jelas lebih ringan dan punya durabilitas lebih baik daripada bahan kaca. Apalagi harga material polikarbonat juga relatif murah dibanding kaca atau aluminium.

Menggenggam OPPO A15s lama-lama pun tidak akan membuat tangan Anda pegal. Pasalnya, bobot ponsel berdimensi 164 x 75,4 x 7,9 mm ini masih di bawah 200 gram. Tepatnya ada di angka 177 gram. Selain itu, kesan elegan juga didapat karena bodinya yang tipis dengan pilihan warna apik: Dynamic Black dan Mystery Blue. Dua warna itu tampak glossy, tak meninggalkan sidik jari, dan tidak terlalu licin.

2. Tampilan Oke

Tampilan di layar OPPO A15s memang tidak terlalu istimewa. Resolusi panel IPS-nya masih HD+ (720 x 1600 piksel) saja. Sementara laju penyegarannya juga biasa, 60Hz.

Meski begitu, Anda tak akan kesulitan memandangi isi layarnya yang berukuran 6,52 inci sekalipun di luar ruangan. Hal itu disebabkan oleh kecerahan rerata layar OPPO A15s yang cukup tinggi di kelasnya, yakni 480 nit.

Di luar kecerahan yang bisa dibanggakan, layarnya sudah dilapisi oleh Gorilla Glass 3. Karena itu, Anda tidak perlu khawatir jika layarnya bakal tergores ketika bersenggolan dengan kunci kendaraan di dalam saku celana.

3. Kamera Depan

Kamera depan merupakan perbedaan pertama yang kentara dari OPPO A15s dengan OPPO A15. Resolusi kamera depan di OPPO A15s mengalami peningkatan menjadi 8 MP, naik 3 MP dari sang pendahulu. Tak hanya itu, diafragma yang diberikan oleh OPPO juga ikut membesar.

Dari yang semula f/2.2 kini menjadi f/2.0. Perpaduan resolusi dan diafragma yang membesar berpotensi menjadikan output gambar yang dihasilkan kamera depan OPPO A15s semakin apik. Apalagi ditunjang dengan pemrosesan software AI Beautification. Selain itu, lensa yang dipakai kamera depannya berjenis 5P yang tergolong bagus. P ini artinya elemen lensa, makin tinggi angka yang ada di depannya berarti makin bagus.

4. Memori Lega

Tak cuma kamera depan yang jadi pembeda. Namun, juga sektor penyimpanan internal dan RAM. Jika OPPO A15 hanya dibekali storage 32 GB dan RAM 3 GB, sang pendahulu sudah lebih lega dengan memori internal 64 GB plus RAM 4 GB. Anda pun tak akan ragu untuk menjejali beragam gim dan aplikasi di OPPO A15s.

Begitu juga dengan mengoleksi foto di berbagai momen tak terlupakan. Apabila 64 GB masih kurang, Anda bisa memaksimalkan daya simpannya dengan slot microSD khusus alias terpisah dari dua kartu SIM. Ponsel ini bisa dipasangi kartu microSD sampai 256 GB.

Sementara itu, peningkatan ukuran RAM berdampak pada kemampuan multitasking  yang makin bisa diandalkan. Membuka banyak aplikasi dalam satu waktu tambah gegas dan tanpa loading. 

5. Sistem Navigasi dan WiFi

*

OPPO A15s mendukung sistem navigasi yang lebih banyak ketimbang OPPO A15. Selain GPS, A-GPS, GLONASS, dan BDS, OPPO A15s juga mendukung GALILEO. Mendukung banyak sistem navigasi membuat HP ini akan lebih tenang menghadapi situasi terburuk.

Misalnya, ketika satelit yang digunakan oleh salah satu sistem navigasi tersebut mengalami gangguan, maka ponsel akan otomatis tersambung ke sistem navigasi lain yang siap. Sementara itu di sisi konektivitas WiFi, OPPO A15s sudah mendukung WiFi generasi kelima alias WiFi AC.

WiFi 5 yang berjalan di frekuensi 5 GHz memang tidak lebih kencang daripada generasi sebelumnya (2,4 GHz). Namun, koneksi internet yang menggunakan WiFi 5 punya latensi (ping) yang lebih rendah. Latensi yang rendah akan membuat koneksi makin stabil. Imbasnya, Anda akan terhindar dari lag ketika memainkan gim online.

Kekurangan OPPO A15s

Tidak ada produk yang tak punya kekurangan. Poin-poin berikut ini bisa Anda jadikan catatan khusus untuk mengambil keputusan apakah akan membeli atau tidak.

1. Pengisian Baterai Lamban

Memiliki ukuran baterai 4230 mAh adalah hal yang bagus buat ponsel zaman sekarang. Kapasitas tersebut rata-rata cukup untuk bisa membuat ponsel digunakan seharian oleh si pemilik. Sayangnya, kapasitas baterai yang cukup tidak diimbangi dengan teknologi pengisian yang baik.

Chipset Mediatek P35 yang dibenamkan di motherboard OPPO A15s sebetulnya sudah mendukung teknologi pengisian cepat. Hanya, OPPO memilih tidak mengaktifkan teknologi tersebut. Adaptor yang disertakan pun cuma 10V 2A alias 10 watt.

Kondisi demikian membuat Anda mesti punya kesabaran ganda saat menunggu baterai OPPO A15s dapat terisi penuh. Sebagai gambaran, situs Gizmologi menyebut waktu pengecasan OPPO A15 (kapasitasnya sama dengan A15s) sampai penuh mencapai sekitar tiga jam

2. Port USB Kuno

Sebetulnya tidak ada masalah yang krusial ketika sebuah HP masih menggunakan port microUSB tipe B. Hanya, OPPO A15s jadi terlihat ketinggalan zaman dengan perangkat lain yang sudah beranjak ke microUSB tipe C. Beberapa laptop keluaran baru bahkan sudah mengganti colokan adaptornya menjadi microUSB tipe C.

Kondisi ini bisa jadi menjadi sebuah masalah ketika Anda kehabisan baterai, sementara Anda lupa membawa cas. Anda pun tak bisa meminjam cas milik teman karena port yang digunakan berbeda. Selain itu, bentuk port microUSB tipe B yang atas dan bawahnya berbeda cukup berisiko. Ketika Anda tak cermat mencolokkan kabel dengan posisi terbalik, port di HP bisa langsung rusak.

3. Chipset Agak Lawas

Chipset MediaTek Helio P35 memang sudah menggunakan delapan inti dan dibikin dengan proses fabrikasi 12 nm. Chipset ini tergolong irit daya. Namun, jika melihat kapan masa peluncurannya, Helio P35 terlihat agak jadul.

Chipset ini melenggang ke publik pada kuartal pertama 2019. Beberapa ponsel yang mengandalkan MediaTek telah beralih ke chipset kelas entri yang lebih baru, yakni seri G. Seperti Helio G35 yang keluar pada kuartal kedua 2020. Chipset yang terakhir disebut jelas lebih powerful ketimbang Helio P35.

Melalui pengujian Antutu 8 yang dilakukan situs nanoreview, Helio P35 hanya membukukan skor GPU 13274, sedangkan Helio G35 mencapai 13274. Angka tersebut bisa sedikit memberi gambaran bahwa Helio P35 kurang cocok untuk diajak memainkan gim berat. Meski begitu, gim-gim seperti Mobile Legend, PUBG Mobile, Free Fire, tetap bisa dimainkan dengan pengaturan grafik wajar.

4. Sensor Minim

Sumber: https://www.androidinfotech.com/best-compass-android/
*

OPPO A15s cukup simpel karena menyematkan tiga sensor saja. Yakni pemindai sidik jari, akselerometer, dan proksimiti. Tidak ada sensor giroskop juga magnetik (kompas). Ketiadaan sensor gyro di ponsel ini bisa membuat sebagian pemain gim akan kesulitan dalam mengarahkan gerak karakter, seperti para pemain PUBG Mobile.

Meskipun begitu, memainkan PUBG Mobile di ponsel tanpa sensor gyro sebenarnya bisa saja. Adapun tidak adanya sensor kompas membuat Anda harus senantiasa terhubung dengan internet kala ingin mengetahui arah angin.

5. Tidak Ada Kamera Ultrawide

Beberapa orang mungkin akan memilih lensa ultrawide ketimbang lensa makro. Sebab, orang Indonesia yang punya budaya komunal akan lebih senang mengabadikan momen bersama teman-teman dengan jumlahnya banyak.

Hal ini bisa ditunjang dengan kamera belakang berlensa ultrawide. Sementara itu, lensa makro yang dipunyai OPPO A15s hanya untuk mereka yang suka memfoto objek kecil dengan jarak dekat, seperti bunga atau semut.

OPPO A15s memang bukan ponsel all-rounder yang cocok untuk semua orang. Ponsel ini bisa jadi cocok untuk Anda yang mengutamakan penampilan dan suka berkegiatan di luar ruangan. Dengan banderol sekitar Rp2,3 jutaan, OPPO A15s memiliki saingan berat untuk bisa memenangkan hati masyarakat.

Para pesaingnya pun tidak bisa dianggap remeh. Yakni seperti Xiaomi Redmi 9, POCO M3, realme C15, hingga Samsung Galaxy A02s. Sekarang pilihan tergantung pada Anda, apakah OPPO A15s benar-benar ponsel yang Anda cari.