Indonesia kedatangan tiga smartphone Galaxy A baru dari Samsung yang menampakkan dirinya secara resmi pada 17 Maret 2021. Salah satu dari tiga smartphone tersebut adalah Samsung Galaxy A72 yang akan kita bahas kali ini.

Bersama dengan Galaxy A32 dan Galaxy A52, ponsel ini memang dinantikan kehadirannya. Alasannya tak lain karena keluarga ketiga model tersebut dianggap oleh banyak orang sebagai smartphone ‘serius’ dari Samsung yang punya harga terjangkau.

Mengapa serius? Sebab, ponsel ini memiliki kemampuan merata di banyak sektor. Fitur-fitur ala smartphone flagship juga disematkan, seperti sertifikasi tahan air dan debu IP67 yang kini kembali hadir untuk Galaxy A72.

Pertanyaannya, sebagus apa Galaxy A72 dibanding dengan pendahulunya, Galaxy A71? Lantas, apakah cuma sertifikasi IP67 faktor pembedanya? Dua pertanyaan itu akan segera terjawab di sini. Namun, tengok dulu spesifikasi singkat dari kedua ponsel sebagai berikut.

Spesifikasi Samsung Galaxy A71

  • Layar: Super AMOLED, 6,7 inci, Full HD+ (1080 x 2400 piksel)
  • Chipset: Snapdragon 730G (8 nm)
  • CPU: Octa-core (2×2,2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1,8 GHz Kryo 470 Silver)
  • GPU: Adreno 618
  • RAM: 8 GB
  • Memori Internal: 128 GB
  • Memori Eksternal: microSD, hingga 512 GB (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 64 MP + 12 MP + 5 MP + 5 MP
  • Kamera Depan: 32 MP
  • Baterai: Li-Po 4500 mAh tidak dapat dilepas

Spesifikasi selengkapnya…

Spesifikasi Samsung Galaxy A72

  • Layar: Super AMOLED 6,7 inci Full HD+, 90 Hz, 800 nits
  • Chipset: Snapdragon 720G (8 nm)
  • CPU: Octa-core (2×2,3 GHz Kryo 465 Gold & 6×1,8 GHz Kryo 465 Silver)
  • GPU: Adreno 618
  • RAM: 8 GB
  • Memori Internal: 128/8 GB, 256/8 GB
  • Memori Eksternal: microSD (slot bersama SIM) hingga 1 TB
  • Kamera Belakang: 64 MP + 8 MP + 12 MP + 5 MP
  • Kamera Depan: 32 MP
  • Baterai: Li-Ion 5000 mAh, tidak dapat dilepas

Perbedaan Samsung Galaxy A71 dan Galaxy A72

Apakah Anda sudah memiliki gambaran mengenai perbedaaan antara Galaxy A71 dan Galaxy A72? Jika sudah mari kita cocokkan dengan enam poin perbedaan yang Carisinyal temukan sebagai berikut:

1. Desain dan Dimensi

Samsung Galaxy A71 dan Galaxy A72 sama-sama punya penutup belakang glasstic. Glasstic adalah istilah yang dipakai untuk menyebut material polikarbonat yang dipoles seperti kaca. Meski sama-sama glasstic, corak yang dipakai tidaklah sama.

Galaxy A71 punya corak prisma dengan variasi kontras warna. Sedangkan si adik, Galaxy A72, tampil minimalis tanpa corak apa pun selain tulisan Samsung yang ada di bagian bawah. Perbedaan selanjutnya mengenai desain adalah tata letak kamera belakang.

Galaxy A72 tidak sama dengan kakaknya. Lensa kamera dan flash (lima lingkaran) diletakkan di pojok kanan atas dengan formasi 3-2 seperti segitiga tumpul. Mereka semua berkumpul dalam modul berbentuk persegi panjang yang warnanya senada dengan penutup belakang.

Sedangkan modul kamera belakang Galaxy A71 selalu punya warna hitam, apa pun warna bodi belakangnya. Di modul tersebut ada lingkaran lensa dan flash yang penataannya membentuk huruf “b”. Perbedaan soal desain selesai, saatnya beranjak ke masalah dimensi.

Galaxy A71 lebih pendek, lebih ramping, dan lebih tipis ketimbang si adik. Ponsel berbobot 179 gram ini punya ukuran 163,6 x 76 x 7,7 mm. Sementara itu, Galaxy A72 dimensinya 165 x 77,4 x 8,4 mm, dengan berat 203 gram.

Oh iya, jangan lupa bahwa Galaxy A72 tahan air dan debu berbekal sertifikasi IP67. Karena itu, Galaxy A72 bisa menyelam hingga kedalaman 1 m selama kurang lebih 30 menit.

2. Tampilan

Layar kedua ponsel sama-sama punya bentang 6,7 inci. Namun, Galaxy A72 secara teori lebih tahan gores karena diproteksi lapisan Corning Gorilla Glass 5. Lapisan proteksi yang dikenakan Galaxy A71 masih Corning Gorilla Glass 3.

Keduanya juga memakai panel serupa, yaitu Super AMOLED dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel). Akan tetapi, Akan tetapi, layar Galaxy A72 lebih maju karena sudah mendukung laju penyegaran 90 Hz, touch sampling rate 180 Hz. Laju penyegaran dan touch sampling rate akan menjamin pengalaman yang lebih baik saat mengoperasikan HP, terutama ketika main gim.

Layar Galaxy A72 bahkan lebih andal dipakai di bawah terik matahari karena kecerahan maksimalnya bisa mencapai 800 nit. Adapun layar Galaxy A71 punya laju penyegaran 60 Hz dengan kecerahan maksimal 636 nit, menurut GSM Arena.

3. Kamera

Salah satu tagline yang diusung Samsung buat Galaxy A72 adalah Awesome Camera. Hal itu membuat konfigurasi kamera belakang yang dibawa Galaxy A72 mengalami perubahan dari pendahulunya.

Perubahan pertama ada di kamera utama. Walau masih memakai resolusi 68 MP dengan bukaan f/1,8, kamera utama Galaxy A72 selevel di atas Galaxy A71 karena adanya penstabil gambar berbasis optik (OIS).

Perubahan kedua adalah adanya kamera telefoto yang sebelumnya tak ada di Galaxy A71. Kamera telefoto Galaxy A72 punya resolusi 8 MP, bukaan f/2.4, bisa 3 kali optical zoom, dan ada OIS-nya juga.

Keberadaan OIS secara teori membuat foto dan video tidak gampang ngeblur karena guncangan. Di sisi lain, Galaxy A72 melepaskan satu lensa yang dimiliki oleh kakaknya, yaitu lensa sensor kedalaman 5 MP f/2.2.

4. Baterai dan Sistem Operasi

Samsung meningkatkan kapasitas baterai litium polimer pada Galaxy A72. Sekarang ponsel ini menggendong baterai berukuran 5000 mAh, 500 mAh lebih besar daripada yang dipunyai Galaxy A71.

Samsung mengklaim, ukuran baterai tersebut bisa membuat Galaxy A72 dipakai sampai dua hari. Akan tetapi, hal itu tentu tergantung pada kebiasaan masing-masing orang dalam menggunakan ponselnya. Adapun untuk pengisian daya, baik Galaxy A72 dan A71 sama-sama dibekali teknologi pengisian cepat 25 Watt.

Beralih ke sistem operasi, sejak dalam kardus Galaxy A72 terpasang Android 11 yang dibalut antarmuka One UI 3.1. Sementara itu, Galaxy A71 meluncur pertama kali dengan Android 10. Kendati demikian, upgrade ke Android 11 sudah tersedia buat A71.

Hal yang perlu Anda ketahui adalah Samsung memberi jaminan peningkatan sistem operasi sebanyak tiga kali, serta pembaruan security patch sampai tahun keempat sejak perilisan. Itu artinya, Galaxy A72 berpotensi mendapat Android 14 pada masa mendatang, sedangkan Galaxy A71 mentok di Android 13.

5. Memori dan Speaker

Galaxy A71 hadir ke Indonesia dengan satu varian memori, yaitu penyimpanan internal 128 GB plus RAM 8 GB. Penerusnya lebih luwes karena punya dua pilihan storage. Konsumen pun bisa memilih hendak membeli Galaxy A72 yang 128/8 GB atau 256/8 GB.

Kalau kurang, pengguna bisa memasang microSD hingga 1 TB di slot hybrid. Memasang microSD di Galaxy A72 berarti harus siap memakai satu kartu SIM saja. Hal itu tidak terjadi pada Galaxy A71 karena slot microSD-nya terpisah. Walau begitu, dukungan microSD maksimal yang dipasang adalah 512 GB.

Lanjut ke soal speaker, Galaxy A71 punya satu speaker yang letaknya di bawah. Hal ini berbeda dari Galaxy A72 yang punya dua speaker stereo, di atas (menyatu dengan earpiece) dan di bawah. Menariknya, speaker A72 di-tuning oleh perusahaan audio terkenal yang juga merupakan anak perusahaan dari Samsung, AKG.

6. Harga

Kedua ponsel punya harga launching yang berbeda meskipun ada di rentang sama. Galaxy A71 (128/8 GB) dilepas dengan harga Rp6,1 juta. Sementara itu, Galaxy A72 varian memori 128/8 GB punya harga yang lebih murah daripada Galaxy A71, yakni Rp5,99 juta.

Adanya peningkatan memori internal ke angka 256/8 GB bikin harga Galaxy A72 naik menjadi Rp6,39 juta. Samsung tentu punya alasan tersendiri dalam menetapkan harga tersebut.

Demikian ulasan mengenai enam perbedaan Samsung Galaxy A71 dan Galaxy A72. Dengan rentang harga yang sama, Galaxy A72 dihadirkan dengan banyak perubahan dibanding dari sang kakak. Mulai dari desain sampai dengan speaker. Hal ini membuat orang tak akan kecewa andai memilih Galaxy A72 sebagai ponsel andalan.